Minggu, 22 Mei 2016

Plecing Kangkung Khas Lombok, Lebih Dari Sekedar Kangkung

Banyak yang meremehkan kangkung karena kita jarang mendapati sajian yang enak dengan menggunakan sayur jenis ini. Pendapat itu mungkin akan segera berubah jika Anda merasakan Plecing Kangkung, masakan khas Lombok, Nusa Tenggara Barat yang biasanya disajikan dengan Ayam Taliwang.Plecing Kangkung terdiri dari kangkung yang direbus dan disajikan dalam keadaan dingin dan segar plus sambal tomat. Sambal tomatnya dibuat dari rajikan cabai rawit, garam, terasi, dan tomat. Plecing Kangkung biasanya disajikan dengan tambahan sayuran seperti tauge, kacang panjang, kacang tanah goreng ataupun urap.

Kangkung yang digunakan untuk memasak Plecing ini juga sangat khas. Tidak seperti tanaman kangkung yang biasa tumbuh di Pulau Jawa, kangkung khas Lombok ini berupa kangkung air yang biasanya ditanam di sungai yang mengalir dengan metode tertentu sehingga menghasilkan kangkung dengan batang yang besar dan renyah. Kangkung di daerah ini memang sangat terkenal, teksturnya lembut sehingga tidak terasa alot walaupun kita makan hingga ke batangnya. Tak heran jika kangkung Lombok menjadi alternatif oleh-oleh khas Nusa Tenggara Barat.

Yuk Rasakan Pedas Nikmatnya Plecing Kangkung


Selain kangkungnya yang khas, Plecing yang enak juga dikarenakan terasi yang dipakai tidak sembarangan. Terasi khas Lombok yang digunakan untuk Plencing Kangkung adalah terasi Lengkare yang rasanya lebih gurih dan manis. Terasi inilah yang digunakan untuk memperkaya rasa di sambal plecing dan bumbu urap. Terasi jenis ini biasanya berbentuk kemasan ½ kg seharga Rp. 50 ribu.

Oya, Plecing Kangkung biasanya disajikan dengan bentuk lingkaran. Dimulai dengan lingkaran besar kemudian diatas ada lingkaran yang lebih kecil seterusnya mengerucut hingga ke atas. Tujuan penyajian seperti ini agar bahan sayur dan sambal bisa terlihat semua dari atas. Susunannya adalah dengan pertama-tama meletakkan kangkung di lingkaran paling besar, kemudian di atasnya ada tauge, kemudian kacang goreng, dan yang terakhir diletakkan sambal plecing menutupi kacang tanah. Kacang tanah goreng ini fungsinya untuk menetralisir pedas dan penyeimbang rasa antara kangkung dan taoge yang mempunyai banyak serat.

Plecing Kangkung kini sudah dijual dimana-mana. Jika ke Lombok, Anda tidak akan kesulitan menemukan hidangan ini. Di Mataram, terdapat sebuah rumah makan yang menyediakan beragam masakan khas Lombok yakni Rumah Makan Dua-EM Bersaudara yang ada di Jl. Transmigras 99 Mataram. Disini Anda bisa menikmati Plecing Kangkung yang disajikan dengan sambal tomat yang super pedas dan kelapa urap. Dengan harga hanya Rp. 7.500, Anda bisa merasakan sensasi masakan yang menggugah selera ini. Selain Plecing Kangkung dan Ayam Taliwang, masakan khas Lombok lain yang perlu Anda cicipi adalah Sate Bulayak. Sama-sama bercita rasa pedas namun dengan sajian yang berbeda. Satenya berasal dari daging sapi dan dimakan dengan Bulayak alias lontong. Ada juga Ares yang tak kalah sedap.

Sabtu, 21 Mei 2016

Tanjung Ringgit, Surganya Para Fotografer

Anda ingin berburu foto-foto Indah? Datanglah ke Tanjung Ringgit, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Anda akan dimanjakan dengan lanskap alamnya yang luar biasa. Destinasi utama para penyuka fotografi ini memberikan keindahan alam yang memukau khususnya pada saat sunrise.

Konon kabarnya, saking banyaknya yang ingin melihat sunrise di Tanjugn Ringgit, beberapa diantara mereka rela menginap dan menggelar tenda agar tak ketinggalan momen berharga ini. Panorama matahari terbit Tanjung Ringgit akan semakin memesona karena Anda dapat melihat Gunung Rinjani dan pulau Sumbawa sekaligus. Anda akan melihat matahari naik perlahan dari Pulau Sumbawa dan memancarkan sinarnya menerangi bumi. Sunrise yang sayang jika Anda lewatkan.

Keindahan Pemandangan Yang Cocok Untuk Anda Yang Senang Berfoto


Keindangan Tanjung Ringgit juga terletak pada pantainya yang dikelilingi bukit. Anda bisa mendapatkan view yang menarik disini. Dari atas bukit, terlihatlah lautan yang warnanya merupakan gradasi dari beberapa warna sekaligus seperti biru pekat, toska dan biru muda serta tebing curam yang mengelilinginya. Tebing-tebing inilah yang memagari Tanjung Ringgit yang indah itu. Nah bagi Anda yang menginginkan turun untuk bermain di pantai, Anda harus berpikir ulang karena rute untuk turun sangat terjal. Berhati-hatilah jangan sampai terpeleset karena sangat fatal akibatnya. Namun, begitu sampai dibawah Anda tidak akan kecewa karena pasir putihnya menawan dengan pantai yang masih sangat jernih. Pasir putih itu adalah hasil dari pecahan dari terumbu dan karang yang terbawa arus ke tepian laut.

Pantai di bawah tebing ini sangat cocok untuk snorkling. Untuk menemukan spot-spot menyelam, Anda harus menumpang kapal nelayan dan membayar cukup Rp. 50 ribu saja. Pemandangan bawah laut Tanjung Ringgit sangat bagus. Mungkin karena jarang dikunjungi wisatawan sehingga kehidupan biota lautnya masih terjaga. Bahkan ada yang mengatakan bahwa fenomena bawah alam Tanjung Ringgit ini bagaikan mini museum alam. Disini kita bisa melihat perjalanan hidup terumbu karang sejak mulai terbentuk hingga berproses menjadi kars, yaitu hamparan batuan kapur. Oiya, Anda akan merasakan sedang bermain di privat island di Tanjung Ringgit karena sedikit sekali wisatawan yang tahu ada spot indah di Lombok Timur ini. Ya, pantai ini tenggelam dibalik kepopuleran Gili Trawangan, pantai Kuta dan pantai Senggigi.

Selain alamnya yang indah, Tanjung Ringgit juga menyimpan cerita sejarah. Disini Anda akan menemukan meriam peninggalan Jepang dulu. Lokasi berada di tengah semak-semak sehingga bagi yang tak mengetahui sebelumnya, tempat ini akan terlewatkan begitu saja. Selain itu, di dasar tebing Tanjung Ringgit terdapat sumur air tawar. Namun lokasi ini sulit dijangkau karena tidak akses menuju kesana. Sampai kini tidak ada yang bisa menjawab mengapa sumur yang ada di dekat pantai justru airnya tawar. Selain meriam dan sumur, Anda juga bisa menyusuri gua. Goa ini berada di ujung tanjung.

Untuk mencapai Tanjung Ringgit, Anda sebaiknya menggunakan kendaraan (motor-mobil) sewaan karena tidak angkutan umum yang sampai kesana. Rute menuju Tangjung Ringgit adalah Mataram-Praya-Jerowaru. Jalan menuju Tanjung Ringgit cukup buruk sehingga tidak disarankan menggunakan kendaraan seperti sedan. Beberapa tips lainnya untuk berwisata di lokasi ini adalah membawa sunblock untuk melindungi kulit Anda dari teriknya matahari. Ada baiknya Anda membawa minuman dan makanan karena tak ada satupun warung di Tanjung Ringgit. Anda tentu tak mau kelaparan dan dehidrasi bukan?. Lebih asik lagi, kalau Anda membawa tikar dan makanan untuk disantap sembari menikmati indahnya pantai berpasir putih ini. Jangan lupa charge baterai kamera Anda agar dapat merekam semua momen selama di Tanjung Ringgit.

Berlibur Bersama Keluarga di Pantai Sire Medana

Pantai Sire Medana adalah salah satu destinasi wisata yang cocok untuk Anda yang sudah berkeluarga. Anak-anak pasti akan senang bermain di hamparan pasir putihnya sambil berlarian di pantai dengan ombak yang landai ini.

Air pantai Sire Medana sangat jernih dan bening. Ombaknya tak membahayakan saking tenangnya. Bagi yang suka snorkling untuk melihat terumbu karang yang indah, pantai Sire Medana-lah tempatnya. Tidak itu saja, kecantikan bawah lautnya yang masih terjaga membuat ikan-ikan senantiasa hilir mudik membuat siapapun tergiur untuk menyelam. Pantai Sire Medana berada di Dusun Medana, Lombok Utara, tepatnya 35 km dari Mataram, Nusa Tenggara Barat. Kebersihan dan kelestarian pantai ini masih sangat terjaga. Tanpa menyelam dan snorkling pun Anda sudah bisa menyaksikan ikan-ikan yang kadang muncul di permukaan. Tempat ini menawarkan titik – titik selam yang masih sangat lestari. Dengan menyewa peralatan selam kita bisa menjelajani pemandangan laut yang indah.

Keindahan Pantai Yang Wajib Anda Lihat Di Sini


Bagi yang gemar memancing, Anda juga bisa memuaskan hobi Anda dengan menyewa perahu untuk mendapatkan spot-spot yang mengundang strike. Pantai ini juga memiliki hamparan rumput hijau yang lapang dan dipanyungi pohon kelapa, sehingga cocok untuk lahan bermain anak-anak. Beberapa wisatawan bahkan menghabiskan waktu untuk bermain voli dan sepakbola di tepi pantai.

Matahari yang terbit di titik ini berlatarkan Gunung Rinjani yang megah. Bagi yang baru pertama kali melakukan photo hunting, mungkin keindahan ini membuat Anda terpana sejenak. View sunrise sangat singkat, jangan Anda sia-siakan peristiwa ini. Lebih baik datang pada saat matahari belum mengintip sehingga Anda punya banyak waktu untuk mempersiapkan segala peralatan. Penduduk Sire Medana jug terkenal sangat ramah terhadap para wisatawan baik yang berasal dari luar negeri ataupun dalam negeri. Keindahan pantai Sire Medana sudah diakui hingga mancanegara. Pada tahun 2009 lalu tepatnya pada 26 September 2009, pantai ini dikunjungi 120 kapal pesiar dari 30 negara di Asia, Eropa dan Amerika. Mereka pun kagum dengan keindahan pantai ini.

Setiap setahun sekali, pantai Sire Medana digunakan sebagai tempat untuk melarung sesaji. Acara ini diisi juga dengan hiburan rakyat berupa kesenian tradisional dan hiburan musik. Pada event seperti pantai akan dipenuhi oleh masyarakat dan agenda atraksi budaya yang meriah.

Gili Nanggu dan Gili Kedis, Destinasi untuk Bulan Madu

Wisatawan dunia lebih mengenal Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Jangan salah ada Gili Nanggu yang tak kalah elok dengan tiga gili tersebut. Hanya butuh waktu 10 menit untuk mengitari 12,5 hektar luas Gili Nanggu yang terletak di Lombok Barat ini. Kecil sekali ya.

Karena kecil dan sepinya pulau ini, banyak orang yang menyebut Gili Nanggu cocok untuk destinasi bagi para pengantin baru yang ingin merasakan bulan madu yang privat. Pemandangan pulau ini tak kalah dengan Gili Trawangan. Pasirnya putih, pantai bersih dengan ombak yang landai. Sepanjang mata memandang, Anda akan disuguhi warna laut yang hijau kebiruan. Ketenangan Gili Nanggu adalah pesona. Anda mungkin hanya akan menemui sedikit wisatawan lokal maupun mancanegara yang bermain di pantai. Sangat mengasikkan bagi yang tak suka keramaian. Matahari juga bersinar terang di Gili Nanggu menjanjikan keindahan sunset dan sunrise bagi para pemburu foto. Tak heran jika saat sunset tiba, akan ada pasangan dan wisatawan asing yang sekedar duduk-duduk di bibir pantai ini. Tidak ada pedagang asongan yang mengganggu, yang ada hanyalah cericit burung yang mendamaikan hati.

Keindahan Gili Nanggu dan Gili Kedis yang Pastinya Buat Anda Jatuh Cinta


Pemandangan bawah laut Gili Nanggu juga sangat elok. Karena tak banyak dijejaki turis membuat terumbu karang masih sangat terawat. Barisan ikan-ikan indah juga akan menjadi pemandagan lazim laut di gili ini. Anda pasti akan berdecak kagum dengan aneka warna dan keindahan yang Anda temui saat menyelam. Ya, Gili Nanggu tidak akan membuat Anda rugi jika memang ingin snorkling dengan bebasnya. Oya, Anda juga tak perlu susah-susah membawa peralatan snorkling. Di sana sudah ada penyewaan snorkling yang harganya agak lebih mahal daripada di Gili Trawangan. Bagi yang tak ingin snorkling namun ingin melihat ikan-ikan cantik, Anda hanya perlu membawa roti untuk ditaburkan ke pantai guna memanggil mereka, dan nikmatilah keelokan ikan tersebut.

Puas berwisata di Gili Nanggu, sempatkan menyeberang ke Gili Kedis. Pulau privat ini bahkan ukurannya lebih kecil daripada Gili Nanggu. Anda hanya perlu 5 menit untuk mengelilingi Gili Kedis. Pulau ini sisi kanan dan kirinya berukuran tak lebih dari 100 meter. Di pulau ini, Anda akan dimanjakan dengan jajaran karang yang berada di sekitaran pantai. Ikan-ikan kecil nan indah dengan bebasnya bermain di dekat karang. Anda tak perlu menyelam untuk melihat keindahan bawah lautnya. Di pulau ini Anda bisa dengan bebas berenang, snorkling dan berjemur.

Beberapa tips untuk berwisata ke Gili Nanggu dan Gili Kedis adalah bawalah bekal makan dan minum karena di dua pulau ini tidak ada toko makanan. Jika tidak menginap, usahakan membawa banyak air mineral, karena sinar matahari cukup melimpah disini, Anda tak mau dehidrasi kan?. Tips kedua, bawalah kamera agar momen-momen indah di Gili Nanggu dan Gili Kedis tak terlewatkan begitu saja. Matahari terbit dan tenggelam adalah pemandangan paling eksotis yang bisa Anda abadikan lewat kamera. Hamparan karang di Gili Kedis juga sayang untuk dilewatkan. Banyak view-view menarik di pulau ini yang akan menambah koleksi foto Anda. Oya, walaupun amat jarang orang berjualan, tak ada salahnya membawa uang tunai. Disini tak ada ATM, sehingga jika Anda ingin menyewa peralatan snorkling Anda hanya bisa membayarnya dengan uang cash.

Ada dua cara agar sampai ke Gili Nanggu. Yang pertama dengan menggunakan kapal dari pelabuhan lembar sekitar 60 menit. Sedangkan cara kedua dengan menggunakan jalur darat melalui Tawun daerah Sekotong Barat kemudian menyeberang dengan kapal selama 15 menit.

Jumat, 20 Mei 2016

Enaknya Sate Rembiga, Layak Untuk Dicoba

Selain Sate Bulayak dan Sate Tanjung, Lombok masih punya sate yang juga tak kalah enak dan khas, yakni Sate Rembiga. Dinamakan “Rembiga” karena berasal dari nama sebuah desa Rembiga yang berada di dekat bekas Bandara Selaparang. Sate yang berbahan utama sapi ini rasanya sangat lezat, perpaduan antara gurih, manis dan pedas.

Sejarah Sate Rembiga ternyata sudah dimulai sejak jaman kerajaan. Adalah seorang keluarga Raja Pejanggik yang tinggal di Rembiga dan sangat ahli membuat sate. Secara turun temurun keahlian itu diajarkan ke generasi penerusnya hingga sekarang. Kini keahlian meracik Sate Rembiga tidak hanya masalah keahlian yang turun temurun namun sudah menjadi usaha yang mengangkat perekonomian warga Rembiga dan Mataram. Tak heran jika tidak hanya di Rembiga Anda bisa membeli sate ini. Namun seolah rasa tidak pernah bohong, Sate Rembiga yang dijual di Rembiga tetap menawarkan rasa yang paling enak dibandingkan dengan sate sejenis di tempat lain.

Aroma Dan Kelezatan Sate Rembige Lombok


Memang akan lebih afdol jika Anda menikmati Sate rembiga di warung dimana sate ini pertama dikenalkan. Warung Rembiga di Jalan Dakota Nomor 2 Rembiga Mataram ini sudah berdiri sejak 25 tahun lalu. Lokasinya memang tidak tepat di pinggir jalan raya namun cukup srategis membuat warung ini menjadi pilihan utama untuk mengisi perut yang kelaparan sekaligus bagi yang ingin menikmati kuliner khas Lombok. Bersiaplah untuk berdesakan dengan pembeli lain apalagi di jam-jam makan siang dan makam malam. Maklum, warung ini buka hingga pukul 24.00 Wita dan selalu berhasil menjual lebih dari 70 kg sate. Dengan uang Rp. 15.000, Anda bisa membawa pulang 15 tusuk sate. Selain Sate Rembiga, warung ini juga menyediakan hidangan lainnya seperti Plecing Kangkung, Cah Kangkung, Langoan dan masih banyak lagi.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat sate Rembiga ini sangatlah sederhana dan mudah untuk dicari yaitu cabe rawit, terasi, bawang putih, garam, gula dan tentu saja daging sapi. Daging sate khas Rembiga ini dipotong kecil-kecil. Sebelum dimasak, dagingnya direndam dengan bumbu hingga 3 jam supaya meresap. Dengan komposisi yang pas dan kombinasi rasa yang seimbang, akan menghasilkan rasa sate yang enak walaupun racikan bumbunya sangat sederhana. Daging sapi walaupun membutuhkan waktu yang lama agar empuk, namun memiliki rasa yang enak jika tepat cara pengolahannya. Para penikmat Sate Rembiga mengakui bahwa daging sate ini tidak alot. Rasanya yang pedas plus kucuran jeruk nipis membuat rasa sate ini menjadi sangat gurih. Ya, Sate Rembiga seperti juga makanan khas Lombok lainnya memang bercitarasa pedas. Anehnya, pedasnya ini justru membuat orang terus ingat dan kembali menyantapnya saat datang lagi ke pulau ini. Beberapa kuliner khas Lombok yang patut Anda coba selain Sate Rembiga adalah sayur Ares, Ayam Taliwang dan Nasi Balap Pucung.

Nah, jika Anda ingin lebih tahu banyak tentang kuliner Lombok, silahkan liburan sejenak dan tentu saja memilih hotel yang nyaman untuk Anda huni bersama keluarga. Ada Grand Legi Hotel, Griya Asri Hotel atau Bidari Hotel. Semuanya berada di kawasan kota Mataram. Selamat memanjakan perut!!

Ketenangan Gemericik Air Terjun Benang Kelambu

 Jika biasanya gemericik air terjun bersuara keras karena jatuh dari ketinggian tertentu, tidak begitu dengan air terjun Benang Kelambu. Air terjun ini dinamakan air terjun Benang Kelambu karena gemericik airnya tidak menghasilkan suara yang bergemuruh karena yang menjadi alas jatuhnya air bukannya tebing bebatuan namun tanaman merambat. Bentuknya lebih mirip hujan membuat air yang terhempas bagaikan kelambu.

Air terjun Benang Kelambu adalah salah satu tujuan wisata yang wajib Anda kunjungi saat ke wisata Lombok. Udara di kawasan air terjun Benang Kelambu masih sangat segar dan indah. Air terjunnya mengalir dari atas terlihat sangat halus dan elok. Suasana alam terbuka hutan Desa Aik Berik, ini sangat menjanjikan ketenangan bagi para wisatawan yang ingin berlibur dari kepenatan.

Yuk Kunjungi Sekarang dan Dapatkan Kejutannya


Air yang turun menghujam di Benang Kelambu berasal dari ketinggian 40 meter. Air inilah yang membuat tanaman di kawasan Benang Kelambu dapat tumbuh dengan subur. Air terjun ini terbagi menjadi dua bagian dengan 2-3 tingkat. Tinggi aliran pada bagian pertama mencapai sekitar 30 meter sedangkan yang kedua hanya sekitar 10 meter. Oya, air terjun Benang Kelambu tidak memiliki kolam. Namun karena arus air yang jatuh tidak keras maka kita bisa dengan mudah bermain di bawah hujaman air tanpa merasa kesakitan. Airnya juga masih terjaga kealamiannya sehingga tidak membahayakan kesehatan.

Untuk mengunjungi air terjun Benang Kelambu, Anda harus menempuh jarak sekitar 32 km dari Mataram. Perjalanan dilanjutkan ke arah Narmada, Sedau hingga menemukan persimpangan Paras Teratak. Jika tidak memahami dengan baik medan menuju air terjun Benang Kelambu, Anda bisa meminta saran atau bantuan kepada penduduk lokal dan pemandu wisata. Sesampainya di lokasi, Anda harus membayar tiket masuk seharga Rp. 5000 sebelum akhirnya menikmati sepuasnya karya cipta Tuhan yang maha indah ini. Oya, Anda perlu berhati-hati saat sudah dekat dengan air terjun Benang Kelambu. Pasalnya akses jalan setapaknya agak sulit, menanjak dan sempit. Saat hujan, jalanan ini licin. Anda membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit untuk sampai ke air terjun ini. Namun jangan khawatir karena saat perjalanan pulang, Anda akan melewati rute yang jauh lebih mudah. Sepanjang jalan yang tampak adalah perkebunan milik warga setempat. Jika beruntung kita bisa menjumpai monyet yang sedang bermain di hutan.

Selong Belanak, Pantai Indah di Lombok Tengah

Pantai Selong Belanak adalah pantai yang jarang dikunjungi wisatawan walaupun berada di daerah yang tidak jauh dari kota Mataram tepatnya di Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Tidak seperti pantai-pantai di Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air yang sering menjadi jujugan wisatawan, Selong Belanak sebaliknya. Pantainya sepi dan berada di sebuah teluk, tapi keindahannya tak kalah dengan Pantai Kuta dan Senggigi. Pasirnya putih halus. Bahkan mungkin yang paling halus dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya di Lombok.

Selong Belanak Tempatnya Raja Snorkeling


Berjalanlah tanpa alas kaki, Anda akan merasakan betapa pasir putih di Selong Belanak sangat terjaga kelestariannya. Menyusuri pantai ini di sore hari sambil bermain air di bibirnya yang bersih adalah kenikmatan tersendiri. Ombaknya landai karena Selong Belanak berada di teluk, anginnya semilir tak terlalu kencang. Kesunyiannya membuat seakan-akan pantai ini adalah pantai Anda. Hanya ada beberapa nelayan yang merupakan warga Selonng Belanak yang hilir mudik. Anda bebas bermain sepuasnya. Bagi pemburu foto, lanskap Selong Belanak wajib Anda abadikan. Sunset-nya indah dengan langit jingga yang bersih. Benar-benar surga di Lombok Tengah. Tidak ada salahnya juga untuk menaiki bukit sebelum masuk ke pantai. Anda akan mendapatkan panorama pantai Selong Belanak dari atas bukit yang indah. Ya, keindahan pantai Selong Belanak turut disumbangkan tidak hanya oleh birunya laut dan putihnya pasir namun gugusan bukit yang hijau. Perpaduan warna hijau, putih dan biru inilah yang menjadikan kecantikan Selong Belanak lengkap. Tak heran jika banyak yang mengatakan bermain air di Selong Belanak tak cukup jika hanya 1 atau 2 jam. Anda akan ingin berlama-lama di pantai yang tersembunyi ini.

Anda juga bisa duduk di pantai sembari menikmati ikan bakar hasil tangkapan nelayan warga setempat. Jangan lupa dipadu dengan sambal pedas khas Lombok. Sedap. Di sebelah barat pantai ini memang terdapat perkampungan warga yang bermatapencaharian nelayan. Selong Belanak tidak hanya memanjakan turis namun juga memberikan hasil bumi bagi warga sekitar. Di perkampungan ini ada beberapa warung menyediakan kopi dan makanan kecil yang disediakan istri-istri nelayan untuk tempat nongkrong. Tak heran beberapa nelayan yang baru pulang melaut asik bertukar cerita di warung-warung ini. Oya, kapal-kapal nelayan yang beraneka warga ini juga turut menambahkan keceriaan pantai Selong Belanak. Keindahan alam yang berpadu dengan perdaban manusia.

Bagi yang ingin mengunjungi Selong Belanak, Anda bisa berangkat dari Mataram dengan menyewa mobil atau motor. Jalannya mulus dan hanya perlu waktu 2 jam saja. Namun berbeda ceritanya jika Anda menuju Selong Belanak dari Sekotong. Jalannya yang rusak hanya cocok untuk Anda yang memang ingin tantangan lain, walaupun diakui jika lewat rute ini Anda akan diberikan view yang cukup indah. Untuk datang ke pantai ini kita tidak dipungut biaya alias gratis kecuali untuk parkir motor atau mobil yang Anda bawa.